Showing posts with label berserah. Show all posts
Showing posts with label berserah. Show all posts

Friday, November 7, 2025

Tawakal dan Bentuk Tawakal

"Diantara bentuk tawakal adalah selalu bergantungnya hati kepada Allah SWT dalam keadaan apapun, menyadari bawa tidak ada satupun yang terjadi di alam semesta ini tanpa perintah ataupun izin dari Allah SWT"

Nabi Muhammad SAW bersabda:

 “Sungguh, besarnya pahala bersamaan dengan besarnya cobaan. Apabila Allah mencintai suatu kaum, Dia akan menguji mereka. Barangsiapa yang rela, maka baginya ridha-Nya, dan barang siapa yang benci, maka ia akan mendapatkan kebencian-Nya,” (HR. At Tirmidzi).

Tawakal /Berserah atau memasrahkan secara total sebuah urusan kepada Allah SWT adalah sebuah kata yang sering kita dengar. 

Tapi bagaimana melakukannya itu yang bagi saya juga masih terus mencoba dan mengevaluasi apakah yang dilakukan sudah benar. 

Dan tentu saja ujung dari sebuah ketawakalan adalah berakhirnya sebuah urusan dengan baik.

Percaya dan yakin karena semua yang diurus oleh Sang Pencipta pasti tidak akan gagal. 

Begitu sempurna detailnya bahkan dari sisi yang tidak terpikir sekalipun. Begitu dahsyat kejutan yang diberikan bahkan terlihat begitu menakjubkan sebagai sebuah "kebetulan". 

Dari perjalanan waktu, ternyata kuncinya adalah pada hati, iman dan perbuatan/usaha.

1. Hati yang sudah mengakui kesalahan dan dosa, hati yang sudah tunduk bahwa akan selalu berjalan di jalan-Nya, bertekad untuk memperbaiki diri dan hati yang sudah menyampaikan semua keadaan dan berharap untuk sebuah pertolongan. 

2. Iman yang meyakini bahwa HANYA Dia yang bisa menolong dan berkuasa untuk merubah keadaan. 



Sabar akan segala ujian dan ridho akan setiap takdir yang sudah ditentukan. 

Yakin bahwa ujung dari setiap ujian adalah kebaikan yang luar biasa selama kita termasuk dalam golongan hamba-Nya yang beriman dan berbuat kebajikan.

3. Sebuah usaha yang totalitas sesuai kemampuan kita. Usaha yang sudah menyentuh titik maksimal.

Pada saat tiga hal itu dilakukan, InsyaaAlloh akan timbul sebuah ketenangan dan ke-ridhoan atas takdir yang telah ditentukan.

Tiga hal diatas terdengar sederhana, tapi percayalah, butuh sebuah kesungguhan dan ketulusan untuk bisa melakukannya

Bukankan sabar dan ridho itu baru akan terbukti bila kita sudah diuji? 

Bismillah, semoga Allah SWT  mengaruniai kita hati dan iman yang selalu terpaut dengan-Nya. 

Dalam setiap tarikan dan hembusan nafas, setiap kedipan mata, setiap detak jantung sampai hari bertemu dengan-Nya. Aamiin YRA.

As


Cetak Biru Kehidupan Akhirat versi Islam - Referensi Al-Quran dan Hadits

Mengapa Akhirat Digambarkan Secara Fisik? Mengintip Cetak Biru Waktu dan Sensorik Manusia Pernahkah Anda membuka lemari es atau rak dapur, l...