Thursday, January 30, 2025

Sebuah Analogi (Cara Hidup dan Standar Kebenaran)



Assalamu'alaikum wr. wb.,

Pada saat kita mau membuat kue yang enak diperlukan bahan-bahan yang berkualitas dengan takaran yang sesuai.

Proses yang benar/proper dari awal sampai akhir, kesabaran dalam menjalani prosesnya, barulah kita bisa dapatkan kue yang enak. 

Darimana kita tahu bahan yang berkualitas, takaran dan timbangan yang sesuai serta proses yang benar? Pastinya dari seorang ahli pembuat kue dan sudah teruji.

Ini analogi saya yang mudah untuk kehidupan. 

Bahan berkualitas: 

Manusia yang dilengkapi dengan raga yang sempurna, penglihatan, pendengaran, kecerdasan dan hati, untuk merasakan semua emosi/rasa sebagai inti kehidupan.

Kemudian bumi, langit, matahari, hujan, hewan, tumbuhan dan semua yang ada di alam ini. 

Takaran/timbangan:

Al Quran dan hadits sebagai standar Kebenaran dan jalan hidup. Mengapa Al Quran? Sederhana, karena Al Quran berasal dari Pencipta kehidupan. Ahli yang paling Ahli dan tidak ada yang bisa menyangkalnya.

Ini sangat istimewa mengingat kehidupan sangat bervariasi dan dinamis. 

Diperlukan aturan yang dinamis dan komprehensif sehingga bisa mengatur kehidupan semua manusia. Dan faktanya memang benar Al Quran mencakup semua aspek hidup untuk seluruh manusia.

Mau sedikit bukti?

1. Pengajaran untuk seluruh manusia yang beriman dan tidak beriman.

2. Kriteria hidup yang benar.

3. Tujuan hidup yang benar.

4. Cara berbakti kepada orang tua dan cara menjadi orang tua.

5. Bagaimana sifat yang perlu dimiliki oleh setiap orang sebagai pribadi ataupun masyarakat (paling banyak).

6. Peringatan kalau mengambil jalan yang salah.

7. Kabar gembira bagi yang mengambil jalan yang benar.

8. Apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam hidup.

9. Masalah pernikahan.

10. Masalah di usia tua.

11. Warisan, berniaga, hukum dalam bernegara.

12. Jawaban untuk apa kehidupan dunia, kemana dan apa setelahnya. 

13. Apa yang akan dijumpai dalam kehidupan.

14. Bahkan semua hal / kejadian yang pernah ada sebelum kita dan akan ada sepeninggal kita.

15. Kisah dan agama para nabi, apa saja yang mereka lalui, semuanya ada. 

16. (Pastinya) penjelasan ibadah ritual ummat nabi Muhammad SAW.

17. Dll

Bagaimana memecahkan masalah, cobalah sekali-sekali mencari referensi dari Al Quran dan Hadits.  

Saat menemui perbedaan pendapat dengan pasangan, anak, orang tua cobalah sekali-sekali mencari referensi dari Al Quran.

Kalau kita tidak memiliki standar yang disepakati bersama maka semua akan cenderung menggunakan akal ataupun perasaan masing-masing, sehingga akan sangat subyektif.

Proses yang benar adalah:

Implementasi dari Al Quran dan Hadits secara tepat dalam kehidupan.

Itulah sedikit analogi yang sederhana. Semoga kita bisa menjalani hidup dengan benar sehingga menghasilkan kehidupan yang nikmat di dunia dan akhirat. 

Aamiin YRA.

As






Proses yang benar: Cara menjalani hidup



Wednesday, January 29, 2025

Manusia Berpikiran Sempit vs Berpikiran Luas

Assalamu'alaikum wr. wb.

Seringkali terasa ada yang "kurang" ataupun "salah" tentang hal yang terjadi dalam kehidupan atau pada saat mengomentari sesuatu atau seseorang. 

Tapi sebentar, jangan-jangan bukan "Dia/Itu" yang salah atau kurang tetapi cara berpikir ini yang sempit sehingga tidak bisa menjangkau hal yang sebenarnya.

Contoh kecil: 

1. Makanan yang biasa kita makan akan dianggap lebih enak dibandingkan makanan orang lain /suku lain yang tidak biasa kita makan.

2. Model pakaian yang kita kenakan akan terasa lebih bagus dibanding model pakaian orang lain  yang tidak biasa kita pakai.

Contoh lebih besar: 

1. Dalam hal memiliki masalah dengan orang lain seringkali setiap pihak merasa bahwa dirinyalah yang benar.

2. Sering memaksakan kehendak atau cara berpikir kita kepada orang lain.

"Kita benar mereka salah"

"Seharusnya begini bukan begitu"

Akhirnya hidup akan selalu diwarnai dengan pertengkaran karena perbedaan, 

Menjelekkan/memandang rendah karena dianggap tidak sesuai dengan versi kita.

Tanpa sadar kita memaksakan sesuatu kepada cara berpikir kita, cara pandang kita (yang mungkin masih perlu banyak belajar)

Mengapa itu bisa terjadi:

Biasanya itu terjadi karena tidak ada sesuatu yang dijadikan standar bersama dalam memandang sesuatu dan bisa juga karena kurang ilmu atau pengalaman atau wawasan, atau apalah namanya ... you name it.

"Pakaiannya sangat aneh dan tidak modern"

"Mengapa Tuhan membuat aturan begini?"

"Hidup harusnya begini".

Dst

Saya belajar bahwa untuk menjawab sesuatu dengan benar seseorang haruslah belajar terus dan jangan merasa selalu benar/pintar sehingga dengan mudah menganggap yang lain kurang pintar.

Bersabar dan tidak reaktif dalam merespon suatu kejadian yang tidak enak. Tunggu beberapa saat pikirkan baru bertindak.

Bisa jadi pandangan hari ini bisa berubah keesokan harinya setelah bertambah ilmu.

Apa lagi bila hal terebut berkaitan dengan aturan hidup yang sudah diberikan Tuhan.

Sadarilah sebagai manusia kita hanya punya satu otak dan satu raga. Tidak bisa terbang ke langit dan tidak bisa menembus bumi. Tidak kebal dengan api dan akan termakan dengan waktu. Tidak bisa menahan panas dan terik matahari, ataupun dinginnya es/salju. Apa lagi? Teruskan ya....

Lalu apa yang mau disombongkan?

Dimana tempat manusia dan dimana tempat Tuhan yang begitu agung dan berkuasa menciptakan alam dunia dan akhirat? 

Siapa yang lebih mungkin salah? Pencipta atau yang diciptakan?

Kita adalah makhluk jadi tentu saja tidak berhak mengatur Sang Pencipta, terlebih menyalahkan aturan-Nya.

Luaskan cara berpikir kita dengan berprasangka baik bahwa kita harus belajar untuk mengerti.

Menerima pandangan yang berbeda dari orang lain tanpa menghakimi dan tetap saling menghormati.

Islam mengajarkan banyak hal dan sungguh rugi mereka yang tidak mau belajar.

As.

Wednesday, January 8, 2025

Setelah Mempelajari Al Quran (bag. 1)

Setelah membaca terjemahan Al Quran, inilah beberapa hal yang bisa disampaikan:

1. Al Quran adalah benar-benar berasal dari Sang Pencipta.

Sang Pencipta Manusia, Bumi, Langit dan yang berada diantara keduanya.

Matahari, bulan, bintang, alam semesta adalah makhluk yang diciptakan.

Banyak ayat dalam Al Quran yang menyampaikan tentang fenomena penciptaan yang baru ditemukan secara ilmiah berabad-abad setelah Al Quran turun. 

Tidak sedikit juga ayat-ayat yang menerangkan tentang pergerakan benda-benda langit, kedaan lautan, gunung, tanah, hujan, tumbuhan dan hewan.

Belum lagi perkembangan embrio manusia, asal usul kehidupan dan masih banyak lagi.

Diatas adalah peristiwa yang telah dibuktikan, ada juga ayat-ayat yang menceritakan tentang peristiwa yang akan datang. Yang belum mampu dibuktikan ataupun belum tiba masanya. Artinya kita diberikan "bocoran" tentang apa yang akan terjadi di masa depan. 

Ini membuktikan bahwa Al Quran benar-benar berasal dari Sang Pencipta Alam.

2. Membaca Al Quran sama seperti diberikan pengetahuan tentang kehidupan secara lengkap. 

Kehidupan manusia sejak masih belum ada di dalam kandungan, sampai dengan kemana akan pergi setelah kehidupan di dunia.

3. Mendapatkan informasi bahwa hidup itu bukanlah hal yang sederhana. 

Dibutuhkan aturan agar hidup bisa berjalan dengan baik dan agar dunia bisa menjadi tempat hidup yang damai, aman dan sejahtera.

4. Mendapatkan informasi akan hitam putihnya kehidupan di dunia ini dan bagaimana menyikapinya

5, Diberikan pelajaran akan kisah-kisah manusia sejak jaman dulu hingga akhir jaman dan segala konsekwensi dari perbuatan manusia

6. Dalam kehidupan di dunia ini manusia akan mengalami yang namanya senang dan susah. 

7. Dunia adalah tempat ujian. 

8. Akan menyadari bahwa dalam kehidupan ummat manusia yang panjang ini banyak hal akan terjadi dan telah terjadi dan manusia bisa bersiap dan mengambil pelajaran. Manusia bisa memilih dan mepersiapkan.

9. Ada hal yang tidak bisa ditolak meskipun tidak ingin dilalui, manusia tidak akan keluar dari jalur takdir.

10. Merasa aman dan tenang dengan berserah diri.

AS

Sempurnakan Takaran dan Timbangan


 

Jangan mengurangi takaran dan timbangan

Sempurnakan takaran dan timbangan

Gunakan neraca yang benar dan timbanglah dengan lurus

Jangan merugikan orang lain.

AS

Saturday, January 4, 2025

Rangkuman Juz 1 - bag. 1


 

Semoga Bermanfaat.

Untuk yang ingin segera mendapatkan ebooknya bisa kunjungi link berikut ini

https://lynk.id/andriani2223

Cetak Biru Kehidupan Akhirat versi Islam - Referensi Al-Quran dan Hadits

Mengapa Akhirat Digambarkan Secara Fisik? Mengintip Cetak Biru Waktu dan Sensorik Manusia Pernahkah Anda membuka lemari es atau rak dapur, l...