KONTRIBUSI
ISLAM UNTUK DUNIA
Islam banyak dikiritisi
sebagai agama yang membolehkan poligami. Juga masalah hukum syariat yang
dikenal keras, diskriminasi perempuan, masalah perbudakan yang diatur dalam Al Quran,
masalah perang dan lain-lain.
Tetapi setelah belajar
dan memperluas wawasan ada beberapa pengetahuan yang justru akan membuat kita
berterimakasih kepada Islam.
Islam sendiri sebenarnya
adalah agama para nabi sejak jaman nabi Adam AS. Islam menekankan penyerahan
diri mutlak kepada Tuhan semesta alam dan tidak menyembah kepada apapun selain
kepada Tuhan yang Esa. Menyuruh kepada yang ma’ruf (baik) dan meninggalkan
kemunkaran (hal-hal yang tidak baik/kejahatan).
Dalam Al Quran semua
nabi sejak nabi Adam AS sampai dengan nabi Isa AS mempunyai cara pandang yang
sama. Hanya syariatnya saja yang terus disempurnakan hingga nabi Muhammad SAW.
Namun saat ini pemahaman
Islam hanya terbatas pada ajaran nabi Muhammad SAW. Seiring dengan perjalanan
peradaban ummat manusia, Sejarah menyaksikan bahwa kehidupan sangat keras,
selalu ada kesewenangan dan penindasan dari orang yang kuat terhadap orang yang
lemah termasuk ketidakadilan yang dialami kaum perempuan.
Cek Sejarah, sebelum periode
Nabi Muhammad SAW diabad ke-7, bagaimana keadaan perbudakan,
kesewenang-wenangan, kehidupan manusia di jaman itu, berapa banyak perempuan yang bisa diperistri oleh seorang laki-laki? Dan itu dianggap sebuah kewajaran. Seperti apa penindasan terhadap perempuan di jaman itu? Hampir
pasti hanya perempuan dari jalur kerajaan ataupun dari keturunan bangsawan yang
memiliki kehidupan lebih baik.
Fakta Sejarah membuktikan
bahwa Islam-lah yang meperbaiki peradaban manusia mulai jaman itu.
Ajaran Islam itu sendiri
juga sangat adil dan bijaksana dalam melihat sebuah permasalahan kehidupan.
Contoh:
Poligami bisa dijadikan solusi
untuk beberapa orang yang memilki kesulitan dalam rumah tangganya. Misalnya
menderita sakit ataupun hal-hal lain yang membuat suami perlu memiliki istri
lebih dari satu. Tetapi untuk kondisi yang normal, poligami juga menuntut
kewajiban yang tinggi dari seorang suami kepada istri-istrinya, dan tidak
sembarangan orang bisa masuk dalam kriteria tersebut karena sulitnya
persyaratan poligami.
Hukum Syariat, hukum
ditegakkan untuk memberikan keadilan dan untuk menciptakan rasa aman dalam
kehidupan. Ada negara yang mempraktekan hukuman lebih keras daripada hukum syariat
Islam. Islam masih lebih toleran dan lebih adil dalam menerapkan hukuman bagi yang
bersalah. (Pelajari bagaimana korea utara menghukum koruptor).
Perang dan Jihad. Apakah
kita bisa mengatakan bahwa tidak ada perang lagi saat ini? Buka mata dan
lihatlah bahwa itu masih terjadi di dunia modern ini. Butuh sebuah aturan dan strategi dalam menghadapi hal tersebut.
Singkatnya apa yang kita
anggap mengerikan atau asing, kenyataannya itulah yang
dihadapi umat manusia di bumi ini. Islam tidak mengatur kehidupan satu dua
orang, tapi milyaran manusia di muka bumi dengan berbagai dinamikanya, jadi
alangkah kecilnya kita bila kita melihat Islam hanya untuk diri kita, yang
cocok dengan pemikiran kita.
Bisa jadi justru kitalah
yang sangat minim pengetahuan tentang agama Islam, sehingga mengecilkan islam
itu sendiri dengan membawanya ke dalam lingkup cara berpikir kita.
Wawasan akan semakin
bertambah, ilmu membuat kita lebih bijak dalam melihat sesuatu. Bisa dikatakan Islam
telah mewarnai peradaban dunia secara luas diberbagai bidang kehidupan. Berikut
data dan fakta Sejarah:
Agama Islam telah memberikan
kontribusi signifikan pada peradaban dunia dalam berbagai bidang, seperti
sains, teknologi, filsafat, seni, dan arsitektur. Berikut beberapa contoh
kontribusi Islam pada peradaban dunia:
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
1. Matematika: Al-Khwarizmi (780-850
M) mengembangkan algoritma dan konsep angka nol.
2. Kedokteran: Ibnu Sina (980-1037 M)
menulis "Kitab Kedokteran" yang menjadi rujukan utama di Eropa.
3. Astronomi: Al-Biruni (973-1048 M)
menemukan konsep revolusi bumi.
4. Fisika: Ibnu Al-Haytham (965-1040
M) menemukan prinsip refraksi cahaya.
Filosofi dan Pemikiran
1. Filsafat Islam: Al-Kindi (801-873
M) dan Al-Farabi (872-950 M) memperkenalkan filsafat Yunani ke dalam pemikiran
Islam.
2. Etika dan Moral: Ibnu Miskawaih
(932-1030 M) menulis "Tahdhib al-Akhlaq".
3. Logika: Al-Ghazali (1058-1111 M)
menulis "Kitab Al-Mustazhiri".
Seni dan Arsitektur
1. Arsitektur Islam: Masjid Al-Aqsa,
Masjid Cordoba, dan Taj Mahal.
2. Kaligrafi: Seni kaligrafi Islam
yang indah.
3. Musik: Musik Islam klasik.
Ekonomi dan Perdagangan
1. Sistem ekonomi Islam: Konsep zakat,
sedekah, dan melarang riba.
2. Perdagangan: Jaringan perdagangan
Islam yang luas.
3. Koperasi: Konsep koperasi dalam
Islam.
Politik dan Pemerintahan
1. Jihad: Islam mengajarkan konsep
jihad, yang berarti perjuangan untuk mempertahankan agama dan negara.
2. Pertahanan negara: Islam menekankan
pentingnya pertahanan negara dan perlindungan rakyat.
3. Etika perang: Islam menetapkan
etika perang, seperti tidak membunuh wanita, anak-anak, dan orang tua.
4. Perdamaian: Islam menekankan
pentingnya perdamaian dan negosiasi untuk menghindari konflik.
5. Hak-hak rakyat: Islam menjamin
hak-hak rakyat, seperti kebebasan berbicara, keadilan, dan perlindungan hukum.
6. Pemerintahan adil: Islam menekankan
pentingnya pemerintahan adil dan transparan.
Pendidikan
1. Hak belajar: Al-Qur'an menekankan
pentingnya pendidikan bagi semua umat, termasuk wanita
2. Peran guru: Wanita seperti Aisyah
RA dan Asma' binti Abu Bakar RA menjadi guru dan pengajar agama.
3. Universitas Al-Azhar: Wanita dapat
belajar dan mengajar di universitas ini sejak abad ke-10 M.
Hak-Hak Wanita dalam Islam
1. Hak berpendidikan
2. Hak waris dan memiliki properti
5. Hak perlindungan dari kekerasan dan
diskriminasi
Dan masih banyak lagi bila kita mau
pelajari. Jadi sangat tepat bila dikatakan Islam adalah agama yang paling
sempurna dan akan selalu valid di jaman apapun. Mengapa? Karena pada hakekatnya
fitrah manusia akan selalu sama dari awal hingga akhir, dan manusia butuh
aturan yang tegas dan adil untuk hidup dengan tertib dan damai.
Alhamdulillah, so proud to be a Moslem.
AS