Tuesday, February 25, 2025
Kolaborasi Yang Indah Dalam Dakwah
Thursday, January 30, 2025
Sebuah Analogi (Cara Hidup dan Standar Kebenaran)
Assalamu'alaikum wr. wb.,
Pada saat kita mau membuat kue yang enak diperlukan bahan-bahan yang berkualitas dengan takaran yang sesuai.
Proses yang benar/proper dari awal sampai akhir, kesabaran dalam menjalani prosesnya, barulah kita bisa dapatkan kue yang enak.
Darimana kita tahu bahan yang berkualitas, takaran dan timbangan yang sesuai serta proses yang benar? Pastinya dari seorang ahli pembuat kue dan sudah teruji.
Ini analogi saya yang mudah untuk kehidupan.
Bahan berkualitas:
Manusia yang dilengkapi dengan raga yang sempurna, penglihatan, pendengaran, kecerdasan dan hati, untuk merasakan semua emosi/rasa sebagai inti kehidupan.
Kemudian bumi, langit, matahari, hujan, hewan, tumbuhan dan semua yang ada di alam ini.
Takaran/timbangan:
Al Quran dan hadits sebagai standar Kebenaran dan jalan hidup. Mengapa Al Quran? Sederhana, karena Al Quran berasal dari Pencipta kehidupan. Ahli yang paling Ahli dan tidak ada yang bisa menyangkalnya.
Ini sangat istimewa mengingat kehidupan sangat bervariasi dan dinamis.
Diperlukan aturan yang dinamis dan komprehensif sehingga bisa mengatur kehidupan semua manusia. Dan faktanya memang benar Al Quran mencakup semua aspek hidup untuk seluruh manusia.
Mau sedikit bukti?
1. Pengajaran untuk seluruh manusia yang beriman dan tidak beriman.
2. Kriteria hidup yang benar.
3. Tujuan hidup yang benar.
4. Cara berbakti kepada orang tua dan cara menjadi orang tua.
5. Bagaimana sifat yang perlu dimiliki oleh setiap orang sebagai pribadi ataupun masyarakat (paling banyak).
6. Peringatan kalau mengambil jalan yang salah.
7. Kabar gembira bagi yang mengambil jalan yang benar.
8. Apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam hidup.
9. Masalah pernikahan.
10. Masalah di usia tua.
11. Warisan, berniaga, hukum dalam bernegara.
12. Jawaban untuk apa kehidupan dunia, kemana dan apa setelahnya.
13. Apa yang akan dijumpai dalam kehidupan.
14. Bahkan semua hal / kejadian yang pernah ada sebelum kita dan akan ada sepeninggal kita.
15. Kisah dan agama para nabi, apa saja yang mereka lalui, semuanya ada.
16. (Pastinya) penjelasan ibadah ritual ummat nabi Muhammad SAW.
17. Dll
Bagaimana memecahkan masalah, cobalah sekali-sekali mencari referensi dari Al Quran dan Hadits.
Saat menemui perbedaan pendapat dengan pasangan, anak, orang tua cobalah sekali-sekali mencari referensi dari Al Quran.
Kalau kita tidak memiliki standar yang disepakati bersama maka semua akan cenderung menggunakan akal ataupun perasaan masing-masing, sehingga akan sangat subyektif.
Proses yang benar adalah:
Implementasi dari Al Quran dan Hadits secara tepat dalam kehidupan.
Itulah sedikit analogi yang sederhana. Semoga kita bisa menjalani hidup dengan benar sehingga menghasilkan kehidupan yang nikmat di dunia dan akhirat.
Aamiin YRA.
As
Proses yang benar: Cara menjalani hidup
Wednesday, January 29, 2025
Manusia Berpikiran Sempit vs Berpikiran Luas
Assalamu'alaikum wr. wb.
Seringkali terasa ada yang "kurang" ataupun "salah" tentang hal yang terjadi dalam kehidupan atau pada saat mengomentari sesuatu atau seseorang.
Tapi sebentar, jangan-jangan bukan "Dia/Itu" yang salah atau kurang tetapi cara berpikir ini yang sempit sehingga tidak bisa menjangkau hal yang sebenarnya.
Contoh kecil:
1. Makanan yang biasa kita makan akan dianggap lebih enak dibandingkan makanan orang lain /suku lain yang tidak biasa kita makan.
2. Model pakaian yang kita kenakan akan terasa lebih bagus dibanding model pakaian orang lain yang tidak biasa kita pakai.
Contoh lebih besar:
1. Dalam hal memiliki masalah dengan orang lain seringkali setiap pihak merasa bahwa dirinyalah yang benar.
2. Sering memaksakan kehendak atau cara berpikir kita kepada orang lain.
"Kita benar mereka salah"
"Seharusnya begini bukan begitu"
Akhirnya hidup akan selalu diwarnai dengan pertengkaran karena perbedaan,
Menjelekkan/memandang rendah karena dianggap tidak sesuai dengan versi kita.
Tanpa sadar kita memaksakan sesuatu kepada cara berpikir kita, cara pandang kita (yang mungkin masih perlu banyak belajar)
Mengapa itu bisa terjadi:
Biasanya itu terjadi karena tidak ada sesuatu yang dijadikan standar bersama dalam memandang sesuatu dan bisa juga karena kurang ilmu atau pengalaman atau wawasan, atau apalah namanya ... you name it.
"Pakaiannya sangat aneh dan tidak modern"
"Mengapa Tuhan membuat aturan begini?"
"Hidup harusnya begini".
Dst
Saya belajar bahwa untuk menjawab sesuatu dengan benar seseorang haruslah belajar terus dan jangan merasa selalu benar/pintar sehingga dengan mudah menganggap yang lain kurang pintar.
Bersabar dan tidak reaktif dalam merespon suatu kejadian yang tidak enak. Tunggu beberapa saat pikirkan baru bertindak.
Bisa jadi pandangan hari ini bisa berubah keesokan harinya setelah bertambah ilmu.
Apa lagi bila hal terebut berkaitan dengan aturan hidup yang sudah diberikan Tuhan.
Sadarilah sebagai manusia kita hanya punya satu otak dan satu raga. Tidak bisa terbang ke langit dan tidak bisa menembus bumi. Tidak kebal dengan api dan akan termakan dengan waktu. Tidak bisa menahan panas dan terik matahari, ataupun dinginnya es/salju. Apa lagi? Teruskan ya....
Lalu apa yang mau disombongkan?
Dimana tempat manusia dan dimana tempat Tuhan yang begitu agung dan berkuasa menciptakan alam dunia dan akhirat?
Siapa yang lebih mungkin salah? Pencipta atau yang diciptakan?
Kita adalah makhluk jadi tentu saja tidak berhak mengatur Sang Pencipta, terlebih menyalahkan aturan-Nya.
Luaskan cara berpikir kita dengan berprasangka baik bahwa kita harus belajar untuk mengerti.
Menerima pandangan yang berbeda dari orang lain tanpa menghakimi dan tetap saling menghormati.
Islam mengajarkan banyak hal dan sungguh rugi mereka yang tidak mau belajar.
As.
Friday, January 10, 2025
Wednesday, January 8, 2025
Setelah Mempelajari Al Quran (bag. 1)
Setelah membaca terjemahan Al Quran, inilah beberapa hal yang bisa disampaikan:
1. Al Quran adalah benar-benar berasal dari Sang Pencipta.
Sang Pencipta Manusia, Bumi, Langit dan yang berada diantara keduanya.
Matahari, bulan, bintang, alam semesta adalah makhluk yang diciptakan.
Banyak ayat dalam Al Quran yang menyampaikan tentang fenomena penciptaan yang baru ditemukan secara ilmiah berabad-abad setelah Al Quran turun.
Tidak sedikit juga ayat-ayat yang menerangkan tentang pergerakan benda-benda langit, kedaan lautan, gunung, tanah, hujan, tumbuhan dan hewan.
Belum lagi perkembangan embrio manusia, asal usul kehidupan dan masih banyak lagi.
Diatas adalah peristiwa yang telah dibuktikan, ada juga ayat-ayat yang menceritakan tentang peristiwa yang akan datang. Yang belum mampu dibuktikan ataupun belum tiba masanya. Artinya kita diberikan "bocoran" tentang apa yang akan terjadi di masa depan.
Ini membuktikan bahwa Al Quran benar-benar berasal dari Sang Pencipta Alam.
2. Membaca Al Quran sama seperti diberikan pengetahuan tentang kehidupan secara lengkap.
Kehidupan manusia sejak masih belum ada di dalam kandungan, sampai dengan kemana akan pergi setelah kehidupan di dunia.
3. Mendapatkan informasi bahwa hidup itu bukanlah hal yang sederhana.
Dibutuhkan aturan agar hidup bisa berjalan dengan baik dan agar dunia bisa menjadi tempat hidup yang damai, aman dan sejahtera.
4. Mendapatkan informasi akan hitam putihnya kehidupan di dunia ini dan bagaimana menyikapinya
5, Diberikan pelajaran akan kisah-kisah manusia sejak jaman dulu hingga akhir jaman dan segala konsekwensi dari perbuatan manusia
6. Dalam kehidupan di dunia ini manusia akan mengalami yang namanya senang dan susah.
7. Dunia adalah tempat ujian.
8. Akan menyadari bahwa dalam kehidupan ummat manusia yang panjang ini banyak hal akan terjadi dan telah terjadi dan manusia bisa bersiap dan mengambil pelajaran. Manusia bisa memilih dan mepersiapkan.
9. Ada hal yang tidak bisa ditolak meskipun tidak ingin dilalui, manusia tidak akan keluar dari jalur takdir.
10. Merasa aman dan tenang dengan berserah diri.
AS
Sempurnakan Takaran dan Timbangan
Jangan mengurangi takaran dan timbangan
Sempurnakan takaran dan timbangan
Gunakan neraca yang benar dan timbanglah dengan lurus
Jangan merugikan orang lain.
AS
Saturday, January 4, 2025
Rangkuman Juz 1 - bag. 1
Semoga Bermanfaat.
Untuk yang ingin segera mendapatkan ebooknya bisa kunjungi link berikut ini
https://lynk.id/andriani2223
Friday, December 27, 2024
KONTRIBUSI ISLAM UNTUK DUNIA
KONTRIBUSI
ISLAM UNTUK DUNIA
Islam banyak dikiritisi sebagai agama yang membolehkan poligami. Juga masalah hukum syariat yang dikenal keras, diskriminasi perempuan, masalah perbudakan yang diatur dalam Al Quran, masalah perang dan lain-lain.
Tetapi setelah belajar dan memperluas wawasan ada beberapa pengetahuan yang justru akan membuat kita berterimakasih kepada Islam.
Islam sendiri sebenarnya adalah agama para nabi sejak jaman nabi Adam AS. Islam menekankan penyerahan diri mutlak kepada Tuhan semesta alam dan tidak menyembah kepada apapun selain kepada Tuhan yang Esa. Menyuruh kepada yang ma’ruf (baik) dan meninggalkan kemunkaran (hal-hal yang tidak baik/kejahatan).
Dalam Al Quran semua nabi sejak nabi Adam AS sampai dengan nabi Isa AS mempunyai cara pandang yang sama. Hanya syariatnya saja yang terus disempurnakan hingga nabi Muhammad SAW.
Namun saat ini pemahaman Islam hanya terbatas pada ajaran nabi Muhammad SAW. Seiring dengan perjalanan peradaban ummat manusia, Sejarah menyaksikan bahwa kehidupan sangat keras, selalu ada kesewenangan dan penindasan dari orang yang kuat terhadap orang yang lemah termasuk ketidakadilan yang dialami kaum perempuan.
Cek Sejarah, sebelum periode Nabi Muhammad SAW diabad ke-7, bagaimana keadaan perbudakan, kesewenang-wenangan, kehidupan manusia di jaman itu, berapa banyak perempuan yang bisa diperistri oleh seorang laki-laki? Dan itu dianggap sebuah kewajaran. Seperti apa penindasan terhadap perempuan di jaman itu? Hampir pasti hanya perempuan dari jalur kerajaan ataupun dari keturunan bangsawan yang memiliki kehidupan lebih baik.
Fakta Sejarah membuktikan bahwa Islam-lah yang meperbaiki peradaban manusia mulai jaman itu.
Ajaran Islam itu sendiri
juga sangat adil dan bijaksana dalam melihat sebuah permasalahan kehidupan.
Contoh:
Poligami bisa dijadikan solusi untuk beberapa orang yang memilki kesulitan dalam rumah tangganya. Misalnya menderita sakit ataupun hal-hal lain yang membuat suami perlu memiliki istri lebih dari satu. Tetapi untuk kondisi yang normal, poligami juga menuntut kewajiban yang tinggi dari seorang suami kepada istri-istrinya, dan tidak sembarangan orang bisa masuk dalam kriteria tersebut karena sulitnya persyaratan poligami.
Hukum Syariat, hukum ditegakkan untuk memberikan keadilan dan untuk menciptakan rasa aman dalam kehidupan. Ada negara yang mempraktekan hukuman lebih keras daripada hukum syariat Islam. Islam masih lebih toleran dan lebih adil dalam menerapkan hukuman bagi yang bersalah. (Pelajari bagaimana korea utara menghukum koruptor).
Perang dan Jihad. Apakah kita bisa mengatakan bahwa tidak ada perang lagi saat ini? Buka mata dan lihatlah bahwa itu masih terjadi di dunia modern ini. Butuh sebuah aturan dan strategi dalam menghadapi hal tersebut.
Singkatnya apa yang kita anggap mengerikan atau asing, kenyataannya itulah yang dihadapi umat manusia di bumi ini. Islam tidak mengatur kehidupan satu dua orang, tapi milyaran manusia di muka bumi dengan berbagai dinamikanya, jadi alangkah kecilnya kita bila kita melihat Islam hanya untuk diri kita, yang cocok dengan pemikiran kita.
Bisa jadi justru kitalah
yang sangat minim pengetahuan tentang agama Islam, sehingga mengecilkan islam
itu sendiri dengan membawanya ke dalam lingkup cara berpikir kita.
Wawasan akan semakin bertambah, ilmu membuat kita lebih bijak dalam melihat sesuatu. Bisa dikatakan Islam telah mewarnai peradaban dunia secara luas diberbagai bidang kehidupan. Berikut data dan fakta Sejarah:
Agama Islam telah memberikan kontribusi signifikan pada peradaban dunia dalam berbagai bidang, seperti sains, teknologi, filsafat, seni, dan arsitektur. Berikut beberapa contoh kontribusi Islam pada peradaban dunia:
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
1. Matematika: Al-Khwarizmi (780-850
M) mengembangkan algoritma dan konsep angka nol.
2. Kedokteran: Ibnu Sina (980-1037 M)
menulis "Kitab Kedokteran" yang menjadi rujukan utama di Eropa.
3. Astronomi: Al-Biruni (973-1048 M)
menemukan konsep revolusi bumi.
4. Fisika: Ibnu Al-Haytham (965-1040
M) menemukan prinsip refraksi cahaya.
Filosofi dan Pemikiran
1. Filsafat Islam: Al-Kindi (801-873
M) dan Al-Farabi (872-950 M) memperkenalkan filsafat Yunani ke dalam pemikiran
Islam.
2. Etika dan Moral: Ibnu Miskawaih
(932-1030 M) menulis "Tahdhib al-Akhlaq".
3. Logika: Al-Ghazali (1058-1111 M)
menulis "Kitab Al-Mustazhiri".
Seni dan Arsitektur
1. Arsitektur Islam: Masjid Al-Aqsa,
Masjid Cordoba, dan Taj Mahal.
2. Kaligrafi: Seni kaligrafi Islam
yang indah.
3. Musik: Musik Islam klasik.
Ekonomi dan Perdagangan
1. Sistem ekonomi Islam: Konsep zakat,
sedekah, dan melarang riba.
2. Perdagangan: Jaringan perdagangan
Islam yang luas.
3. Koperasi: Konsep koperasi dalam
Islam.
Politik dan Pemerintahan
1. Jihad: Islam mengajarkan konsep
jihad, yang berarti perjuangan untuk mempertahankan agama dan negara.
2. Pertahanan negara: Islam menekankan
pentingnya pertahanan negara dan perlindungan rakyat.
3. Etika perang: Islam menetapkan
etika perang, seperti tidak membunuh wanita, anak-anak, dan orang tua.
4. Perdamaian: Islam menekankan
pentingnya perdamaian dan negosiasi untuk menghindari konflik.
5. Hak-hak rakyat: Islam menjamin
hak-hak rakyat, seperti kebebasan berbicara, keadilan, dan perlindungan hukum.
6. Pemerintahan adil: Islam menekankan
pentingnya pemerintahan adil dan transparan.
Pendidikan
1. Hak belajar: Al-Qur'an menekankan
pentingnya pendidikan bagi semua umat, termasuk wanita
2. Peran guru: Wanita seperti Aisyah
RA dan Asma' binti Abu Bakar RA menjadi guru dan pengajar agama.
3. Universitas Al-Azhar: Wanita dapat
belajar dan mengajar di universitas ini sejak abad ke-10 M.
1. Hak berpendidikan
2. Hak waris dan memiliki properti
5. Hak perlindungan dari kekerasan dan
diskriminasi
Dan masih banyak lagi bila kita mau pelajari. Jadi sangat tepat bila dikatakan Islam adalah agama yang paling sempurna dan akan selalu valid di jaman apapun. Mengapa? Karena pada hakekatnya fitrah manusia akan selalu sama dari awal hingga akhir, dan manusia butuh aturan yang tegas dan adil untuk hidup dengan tertib dan damai.
Alhamdulillah, so proud to be a Moslem.
Fokus Pada Gambaran Besar
FOKUS PADA GAMBARAN BESAR
Ungkapan ini sederhananya adalah cara berpikir yang membuat kita bertindak dengan mengacu pada tujuan akhir. Entah itu dalam pekerjaan ataupun tindakan keseharian. Dari hal kecil sampai hal besar.
Fokus pada gambaran besar baru
bisa dilakukan bila sesorang mempunyai tujuan hidup/master plan dalam kehidupannya
sehingga itu bisa membantu melewati masa yang sulit ataupun menerima dengan Ikhlas
dan memahami suatu peristiwa dalam hidup.
Fokus pada gambaran besar ini
juga memerlukan pengetahuan yang utuh dan benar serta memerlukan latihan dalam
penerapannya.
Keterampilan ini biasanya
dimiliki oleh seorang yang bijaksana dan banyak pengalaman dalam hidup, dan
biasanya tipe orang seperti ini tergambar dari perilakunya yang tenang dan
tidak terburu-buru dalam menyikapi sesuatu.
Contoh Fokus pada gambaran besar
dalam kehidupan sehari-hari:
1. Tidak
reaktif dalam menerima sesuatu yang tidak menyenangkan, karena dia tahu bahwa
hal itu akan merugikan dirinya sendiri dan hanya akan menambah masalah baru.
2. Memperbaiki
diri terus menerus setelah mengalami kegagalan, karena dia tahu hidup akan
terus berjalan, dan waktu yang berjalan akan menjadi sia-sia bila tidak diisi
dengan hal-hal baik dan bermanfaat.
3. Tidak
mudah sedih dan putus asa dalam menghadapi berbagai tantangan karena dia paham
bahwa hidup adalah sebuah perjalanan yang sementara dan penuh dengan ujian. Dengan
pengetahuannya dia juga meyakini bahwa
ada yang Maha Menyaksikan dan selalu siap membantu dalam setiap kesulitan.
4. Tidak
membenci dan mencinta terlalu berlebihan, karena dunia sifatnya sementara dan
manusia bisa berubah. Lakukan yang terbaik dan sesuai dengan porsinya.
5. Fokus
pada tujuan jangka panjang, berinvestasi untuk kehidupan yang lebih kekal dan
abadi. Orang bilang nikmati hidupmu karena hidup hanya sementara, tetapi
sedikit orang yang menyadari persiapkan akhiratmu karena disanalah hidup yang kekal
abadi.
6. Terus
belajar, tidak judging akan hal-hal yang dia tidak bisa terima dengan
akal ataupun pengetahuannya. Tidak membenci dan saling menghargai.
7. Dan
masih banyak lagi.
Jadi, buat master plan
kehidupanmu, jangan terburu-buru, tenang, sabar dan terus belajar. Fokus pada Gambaran
besar, fokus pada tujuan akhir.
AS
Wednesday, December 18, 2024
Rencanakan Legacymu
LEGACY
Apa sebenarnya legacy, siapa yang berkepentingan dan mengapa?
Mungkin untuk beberapa orang hal ini bisa jadi penting tapi untuk beberapa
tidak juga, bahkan mungkin juga ada yang tidak pernah berpikir tentang hal ini.
Secara harfiah, legacy berarti sesuatu yang ditinggalkan oleh seseorang atau kelompok sebagai hasil dari kehidupan atau pekerjaan mereka. Bisa berbentuk fisik ataupun non fisik.
Dalam konteks pekerjaan, legacy dapat merujuk pada reputasi yang
ditinggalkan, sistem yang sudah dibangun ataupun kekacauan yang ditinggalkan.
Sementara dalam konteks pribadi, legacy juga dapat merujuk pada hal yang bersifat fisik seperti warisan atau barang yang ditinggalkan oleh orang yang telah meninggal.
Sebenarnya sadar ataupun tidak setiap manusia memiliki legacy
dan bisa dipilih serta direncanakan.
Legacy dalam perspektif fisik sudah jelas, tapi selain legacy fisik, pernahkan
terpikir bahwa anak juga salah satu legacy?
Pendidikan, akhlak, kepribadian dan karakter terbaik yang diperjuangkan
oleh para orangtua. Atau karakter buruk, kerusakan yang ditimbulkan atau
hal-hal mengerikan lainnya? Na’udzubillah.
Nama baik, nilai-nilai kehidupan, reputasi, karya-karya yang
ditinggalkan semasa hidup; Ataukah tragedi, permusuhan, karakter buruk yang
akan menjadi sebuah kenangan dari kisah hidup seseorang?
Bukankah artinya ini adalah sebuah keniscayaan dari kehidupan
seorang manusia?
Pertanyaannya adalah legacy seperti apa yang kita mau
berikan? Inilah yang kita perlu renungkan, pikirkan dan upayakan dalam sisa
umur kita.
Satu hal yang pasti, sebagai manusia yang percaya kepada
Tuhan (Alloh SWT), kita bisa bertanya kepada-Nya dan mencari tahu agar
mendapatkan arah yang benar dan petunjuk yang jelas.
Beberapa penjelasan dalam Al Quran:
1.
Kehidupan
yang baik: “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun
perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya
kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka
dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”. (An Nahl;97).
2.
Kehidupan
sebagai Ujian: "Dialah yang menciptakan mati dan hidup untuk menguji kamu,
siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya." (QS. Al-Mulk: 2)
3.
Hidup
dengan seimbang: "Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah
kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu di
dunia." (QS. Al-Qasas: 77)
4.
Kehidupan
Berorientasi Akhirat
- Islam memandang kehidupan dunia
sebagai sementara, sedangkan kehidupan akhirat bersifat kekal. "Kehidupan dunia hanyalah kesenangan
yang memperdaya." (QS. Al-Hadid: 20) dst ….. (masih banyak tuntunan dalam Al Quran
untuk mendapatkan kehidupan yang baik dan selamat)
Gambaran besar sudah diberikan, tinggal kita menurunkannya sesuai
dengan porsi dan peran kita masing-masing.
Berikut tips dari penulis:
-
Bila
ingin legacy yang baik artinya ingin hidup ini berjalan baik dan
berakhir baik, patuhlah kepada Tuhan, berbuat baik kepada sesama manusia,
dan sesama makhluk sebisa mungkin.
-
Belajar tanpa henti karena otak kita akan kosong, hati akan hampa dan jiwa akan gersang bila
tidak disiram ilmu. Belajar agar bisa memperoleh gambaran lengkap tentang ilmu
hidup yang baik sebagai pribadi, anggota keluarga ataupun bagian dari Masyarakat.
-
Terus
berlatih untuk menjadi baik, karena kita bukan malaikat yang tanpa
nafsu, dan bukan nabi yang tanpa dosa. Bangunlah koneksi yang baik dengan Alloh
SWT agar selalu dalam bimbingan dan perlindungan-Nya. Salah dan dosa adalah hal
yang manusiawi, yang terpenting segera kembali, bertaubat dan terus berusaha
memperbaiki.
-
Fokus pada perbaikan diri bukan pada keadaan orang lain.
Jadi, rencanakan legacymu.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.,
Andriani
Cetak Biru Kehidupan Akhirat versi Islam - Referensi Al-Quran dan Hadits
Mengapa Akhirat Digambarkan Secara Fisik? Mengintip Cetak Biru Waktu dan Sensorik Manusia Pernahkah Anda membuka lemari es atau rak dapur, l...
-
Bagaimana Al Quran Mengatur Administrasi Pinjam Meminjam Sebelumnya saya tidak tahu kalau Al Quran juga berisi petunjuk untuk manusia dal...
-
Assalamu’alaikum wr. wb., Teman-teman sesama wanita hebat, Pernikahan adalah perjalanan spiritual dan emosional yang luar biasa. Namun, j...
.jpeg)
